dating and match making - Jeffrey r chadwick dating the birth

Film ini memang mostly nge-mock orang-orang yang kayaknya sangat mengagungkan penampilan atau outer look. Patrick Bateman sebenarnya tidak perlu lagi bekerja toh ayahnya adalah pemilik perusahaan. Lalu salah satu hal yang disinggung film ini adalah identitas. Kejanggalan demi kejanggalan yang kita temui di pengujung akhir juga sulit untuk dijadikan jawaban atas semua kegilaan dalam film ini. Victor Fleming ditunjuk sebagai sutradara menggantikan George Cukor, yang kabarnya dipecat Selznick karena konflik personal.

Selain masalah mengenai identitas asli Patrick Bateman, dalam film ini sering terjadi adanya salah mengira. Patrick Bateman sendiri selain berpura-pura menjadi seorang ‘baik’, sering disalahkirakan oleh rekan kerjanya, Paul Allen ataupun pengacaranya, mostly karena orang-orang disekitarnya terlihat identik, mulai dari style sampai kerjaan. Misalnya adalah apartemen kosong yang Bateman jadikan tempat mayat kok tiba-tiba jadi bersih dan malah hendak disewakan. Tahun 1939 adalah puncak keemasan bagi karier Flemming.

jeffrey r chadwick dating the birth-64

Semua menurut gw bermain lumayan, walaupun masih ditutupi oleh bayang-bayang Bale. Apa yang menjadi film ini semakin ‘sakit’ adalah betapa banyaknya unsur komedi satir dalam film ini. Selain itu, film ini juga menyinggung tentang hubungan sosial. Selznick membeli hak untuk memfilmkan novelnya sebesar $50,000 atas dorongan teman temannya.

Jujur, gw tidak pernya menyangka banyak sindiran-sindiran halus yang menurut gw pintar, lucu, offensive (for some people) di saat yang bersamaan. Ada satu dialog yang gak bikin gw ketawa-ketawa ingetnya, ketika seorang PSK yang hendak melarikan diri dari kejaran Bateman dan dengan kuatnya menendang muka Bateman. Bagaimana ‘recognition’ oleh para peer2 itu sangatlah penting. Ellis maupun sang penulis naskah sekaligus sutradara, Haron, sendiri tidak pernah menjabarkan apakah sebenarnya semua yang digambarkan oleh Bateman itu adalah benar-benar nyata atau semuanya hanyalah termasuk halusinasi twisted milik Bateman sendiri. Studio besar waktu itu semacam, MGM dan RKO ironisnya sama sekali tidak tertarik membuat GWTW.

Karisma dan pesona Rhett berhadapan dengan gairah dan kecantikan Scarlett menjadikan mereka sangat pantas berhadapan satu sama lain, mereka sama sama mempunyai daya tarik tersendiri bagi lawan jenis.

Selain 2 dari 4 karakter sentral di film ini, Ashley Wilkes, yang dari awal dikejar kejar oleh Scarlett, juga sebenarnya bukanlah Lelaki sempurna , ia bukanlah prince charming yang bijak dan tentunya ia masih seorang pria yang digambarkan masih berkeinginan selingkuh tapi masih belum yakin dan kesetiaannya terhadap sang istri sekaligus sepupunya, Melanie masih terlalu kuat baginya untuk disia siakan.

hehe.pernah menonton GWTW pasti hafal dengan senyuman maut Rhett Butler yang ditujukan kepada Scarlett pertama kali dari bawah tangga, seolah olah senyumannya sanggup merobek pakaian Scarlett.

Jika diperhatikan, Scarlett dan Rhett sebenarnya hampir memiliki sifat yang sama.

Sampai suatu ketika, perang dingin ini membuat vito tertembak.

Kondisi Vito yang sedang sakit membuat Sonny sebagai anak pertama mengambil alih posisi kepala keluarga.

Hayoo ati-ati ya deket2 orang bernama belakang ada Bate2nya.

Tags: , ,